Set Primary menu by going to Appearance > Menus

Browsing Category : Thought

thought_forgiven_featured image

Forgiven but not Forgotten*


  Pertama kali saya mendengar kalimat itu ketika saya masih usia belasan tahun, sekitar SD atau SMP. Waktu itu, saya sedang gandrung dengan band asal Irlandia, The Corrs. Salah satu lagu mereka dalam album Unplugged berjudul Forgiven but not Forgotten. Saya tidak mengerti arti judul lagu itu. Maka saya bertanya pada kakak saya. Dia bilang, “Dimaafin tapi nggak dilupain.” Saya…

Read More »
thought_telingamu penat_featured image

Telingamu Penat


Mungkin saya tidak ingat dengan pasti siapa dan kapan ia mengatakannya. Yang pasti pada sebuah kesempatan yang dirancang Tuhan dengan baik, ia berkata begini: “Lo tau kenapa kita punya dua telinga dan satu mulut? Supaya kita lebih banyak mendengar ketimbang ngomong.” Ketika itu saya terperangah dibuatnya. Teman saya itu, entah siapa namanya, mampu membuat saya sadar bahwa apa yang dikatakannya…

Read More »

Tentang Menjadi Penulis


Siang tadi, teman saya mengirimi saya pesan singkat. Pesan singkatnya berbunyi demikian: Pernah kepikiran jadi novelis? Atau kerjasama buat novel gitu? Just wondering. Dan saya pun membalasnya. Saya bilang saya pernah terpikir menjadi novelis. Tapi sedikit. Sedikit sekali. Saya lebih suka menjadi jurnalis ketimbang novelis. Jawaban itu meluncur dengan spontan. Tak ada karang-mengarang. Alasannya? Hmm.. Bagaimana ya menjelaskannya. Ketika saya…

Read More »

Belkibolang: Menyindir Jakarta Di Malam Hari


Ada dorongan yang kuat ketika beberapa hari lalu saya membuka situs Salihara dan menemukan sebuah agenda menarik: pemutaran film “Belkibolang”. Karena, jujur saja, saya bukan pecinta film. Pengetahuan film saya terbatas. Seringkali saya menonton film karena dorongan intuisi dan rekomendasi teman-teman. Jadi, ketika feeling saya berkata “Belkibolang” menarik dan sarat nilai moral, saya pun memutuskan menontonnya. Setelah mengatur tetek-bengek pendaftaran,…

Read More »

Tentang Perayaan Natal


Photo: favim.com “Natal berarti memperingati hari lahirnya Juru Selamat—memperingati hari ulang tahun Tuhan Yesus. Kalau Tuhan Yesus yang berulang tahun, kenapa kemudian kita yang saling minta kado?” Kalimat itu masih terekam jelas di memori saya. Seorang pembicara mengutarakannya dalam sebuah ibadah perayaan Natal dua atau tiga tahun silam. Jujur, saya tergelitik sekaligus miris. Otak saya berputar-putar dan pada akhirnya mengiyakan…

Read More »

Pada Sebuah Kematian


Pagi ini berbeda. Sebelumnya, saya tidak pernah mendapat berita duka begitu membuka mata. Tapi hari ini saya mendapatkannya. Begitu bangun dari tidur, saya mengecek handphone. Ini seperti sebuah kebiasaan–dan saya rasa orang lain pun melakukannya. Dan berita mengejutkan itu hadir. Suami atasan saya semasa magang 3 tahun silam dipanggil Tuhan dalam usia yang terbilang muda, 34 tahun. Entah apa sebabnya.…

Read More »

Things Said In Secret


Some say that anonymity is the last refuge for cowards. Judging from mail and comments I’ve read that have been submitted anonymously, I would agree. People hiding behind the screen of anonymity or a false identity feel the freedom to launch angry, hurtful tirades. Anonymity allows them to be unkind without having to take responsibility for their words. Whenever I…

Read More »